Selasa, 16 Juni 2015

Wara Laba Gresik



Toko Modern Makin Marak, Mahasiswa Gresik Demo ke Badan Perizinan.
 


Aktivis PMII Cabang Gresik berujuk rasa mendesak agar BPMP menutup toko modern yang tidak berizin, Selasa (16/6/2015). 
 Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Gresik berunjuk rasa di Kantor Badan Penanaman Modan dan Perizinan (BPMP) Kabupaten Gresik, menolak maraknya toko modern, Selasa (16/6/2015).
Mereka langsung membentangkan poster dan bendera PMII di depan kantor pelayanan satu pintu yaitu Kantor BPMP, Kantor Dinas Pendapatan, Pengelolahan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) dan Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) dan Koperasi UKM.
"Pasar tradisional semakin lumpuh dan mati akibat toko modern dibiarkan. Pasar tradisional mulai kehilangan sumber kehidupan, pedagang kecil samakin terhimpit, karena banyaknya pasar modern," kata Budi Arianto, koordinator aksi.
Aksi mereka tidak dijaga ketat aparat polisi. Massa terus berorasi untuk menyampaikan tuntutannya.
Di antaranya, tindak tegas toko modern tanpa izin dan melanggar Perda Kabupaten Gresik Nomor 13 Tahun 2011, tingkatkan kualitas produk lokal dan sumber UMKM, berikan ruang untuk produk lokal, dan tutup toko modern yang tidak sesuai aturan tempat dan lokasi.
"Lindungi ekonomi rakyat dari monopoli kapital dan evaluasi kinerja Diskoperindag dan BPMP," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar